Tampilkan postingan dengan label DATABASE MARKETING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DATABASE MARKETING. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2018

MEMBANGUN DATABASE PELANGGAN

Dalam artikel Anda sudah belajar bagaimana CRM adalah strategi untuk memenangkan persaingan dengan cara memenangkan hati pelanggan. CRM adalah tentang relationship, dan relationship dibangun dengan interaksi, sementara interaksi yang efektif adalah interaksi yang sesuai dengan profil pelanggan, dan hal ini hanya bisa dilakukan bila kita memiliki data yang memadai

Setiap pemasar memiliki kesempatan untuk memiliki data pelanggan dan mengembangkannya demi kepentingan bisnis. Bukankah setiap saat ada kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka, saat mereka datang ke outlet, saat mereka menelepon atau sebaliknya, saat mereka mengunjungi website kita, saat mereka membuka aplikasi kita, saat mereka hadir di booth pameran kita, dan masih ada banyak cara di mana kita bisa bertemu pelanggan. Pertanyaannya adalah: apakah setiap interaksi tersebut Anda maksimalkan untuk mendapatkan data sehingga semakin mengenal mereka? Kalaupun kesempatan itu tidak ada, karena pelanggan tidak aktif berinteraksi dengan Anda, ciptakan kesempatan tersebut, sengaja membuat interaksi untuk update data.

Selasa, 25 Oktober 2016

DATABASE TULANGPUNGGUNG CRM

Kelangsungan bisnis sangat tergantung dari bagaimana perusahaan mampu menjaga loyalitas pelanggannya, karena pelanggan loyal menjadi sumber profit yang lebih baik bagi perusahaan, mereka juga akan menjadi duta gratis utnuk produk kita, itulah kenapa hal ini menjadi sangat penting “menjaga loyalitas pelanggan”. Banyak artikel menuliskan bahwa mendapatkan pelanggan baru memerlukan biaya sampai 20 kali lebih mahal dibandingkan dengan biaya untuk menjaga pelanggan yang ada, bila demikian kenapa tidak diarahkan sumber daya untuk menjaga pelanggan yang ada.

Minggu, 18 September 2016

LIMA KOMPONEN DALAM DATABASE

Database Managemant System (DBMS)

Perangkat Keras
DBMS dan program aplikasi memerlukan perangkat keras untuk menjalankannya.  Perangkat keras terdiri dari komputer pribadi, sampai ke mainframe, atau suatu jaringan komputer

Perangkat lunak
Komponen Perangkat lunak terdiri dari perangkat lunak DBMS dan program aplikasi, bersama-sama dengan sistem operasi, mencakup perangkat lunak jaringan jika DBMS digunakan pada suatu jaringan

BENEFIT MELAKUKAN SEGMENTASI

Ada beberapa keuntungan dalam melakukan segmentasi:

Lebih jelas. Segmentasi membuat kita bisa melihat secara lebih jelas pasar yang akan menjadi sasaran. Kita dapat semakin mengerti konsumen kita, dan apa menjadi motif konsumen tersebut membeli produk kita.

Lebih efektif. Setelah mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen, kita dapat menjalankan program-program pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen tersebut. Dengan demikian program pemasaran kita akan bisa berjalan dengan efektif.

MANFAAT DATABASE MANAGEMENT

Sekali lagi kita akan bahan aplikasi database dalam dunia marketing, khususnya dalam relationship marketing atau CRM. Bahwa CRM tanpa database adalah Mission Impossible !! 

Kegiatan kunci dari CRM adalahmengenali pelanggan sehingga bisa memberikan perlakukan dengan benar kepada mereka yang akhirnya hubungan bisa berjalan dengan langgeng

HAL KECIL BERDAMPAK BESAR

Data adalah hal kecil yang memiliki dampak besar. Industri ritel telah mengalami perubahan besar karena data. Cara kerja industri ritel telah mengalami evolusi sejalan dengan evolusi data itu sendiri. Tidak seperti teknologi yang memberikan perubahan besar dalam waktu yang singkat, data bekerja seperti tetesan air di batu. Pelan tapi pasti. Mari kita lihat, perbedaan apa saja yang terjadi berkat si data ini.

OPTIMALISASI PENGGUNAAN DATABASE PELANGGAN

Data pelanggan jika digunakan dengan benar dapat menjadi alat bantu yang hebat bagi perusahaan untuk membangun loyalitas pelanggan. Namun, bila salah dalam penggunaannya, hal itu hanya akan menjadi bumerang bagi perusahaan. Perusahaan akan berisiko kehilangan pelanggan.


Senin, 12 September 2016

CRM TANPA DATABASE - MISSION IMPOSSIBLE

Kegagalan dari program CRM yang paling umum adalah kualitas customer database. Faktor ini sangat dominan untuk perusahaan-perusahaan yang menjalankan CRM di Indonesia. Saya yakin, tantangan membangun database pelanggan di Indonesia, jauh lebih besar dibandingkan dengan negara-negara lain. Ini berlaku untuk hampir semua industri di Indonesia. Tengok saja di industri otomotif. Kesulitan pertama untuk membuat database pelanggan baru adalahmengumpulkan data pelanggan sejak awal. Banyak mobil atau motor yang dibeli oleh pelanggan, ternyata menggunakan nama orang lain. Misalnya, untuk sepeda motor, banyak nama yang dicantumkaan dalam STNK atau BPKB adalah orang yang membayar sepeda motor dan bukan orang yang mengendarai sepeda motor. Demikian pula dengan pembelian mobil. Nama-nama yang tercantum dalam surat kepemilikan mobil tersebut ternyata tidak sama dengan pemilik mobil sebenarnya. Bila demikian, kepada siapa perusahaan akan melakukan kontak komunikasi? Padahal, langkah pertama untuk menjalankan CRM adalah melakukan kontak komunikasi dengan pelanggan yang benar.

MENTRANSFER CUSTOMER DATA MENJADI CUSTOMER KNOWLEDGE

Banyak perusahaan yang telah mengumpulkan dan menyimpan informasi para pelanggan, pemasok, maupun mitra bisnisnya. Namun ketidakmampuan untuk mengungkapkan atau membaca informasi berharga yang tersembunyi dalam data tersebut menjadi penghalang bagi organisasi untuk mengubah data menjadi pengetahuan. Harapan dari para petinggi perusahaan adalah bagaimana para personel yang ditugaskan mampu untuk mendapatkan dan menggali lebih dalam informasi tersebut secara menyeluruh dari database dan memanfaatkannya

Sabtu, 10 September 2016

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT: DATABASE ANALYSIS

Kembali ke Basic CRM, bahwa database merupakan tulang punggung kegiatan CRM, database digunakan untuk membantu perusahaan mengenali pelanggan dengan lebih baik, mengelompokan mereka, dan pada akhirnya bisa memberikan perlakuan sesuai dengan profil masing-masing pelanggan baik sebagai kelompok maupun individu. Lalu bagaimana mengelola database dalam kegiatan CRM, berikut ada beberapa faktor kunci berkaitan dengan database:

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) TANPA DATABASE: MISSION IMPOSSIBLE

Kegagalan dari program CRM yang paling umum adalah kualitas customer database. Faktor ini sangat dominan untuk perusahaan-perusahaan yang menjalankan CRM di Indonesia. Saya yakin, tantangan membangun database pelanggan di Indonesia, jauh lebih besar dibandingkan dengan negara-negara lain. Ini berlaku untuk hampir semua industri di Indonesia.

Tengok saja di industri otomotif. Kesulitan pertama untuk membuat database pelanggan baru adalahmengumpulkan data pelanggan sejak awal.

Selasa, 06 September 2016

OPTIMALISASI DATABASE MARKETING UNTUK SUKSES CRM

Pada beberapa artikel sebelumnya sudah dibahas, bahwa database marketing merupakan tulang punggung suksesnya CRM. Kenapa demikian? Hakekat dari CRM adalah membina hubungan dengan pelanggan sebaik mungkin, yaitu mengenal pelanggan sekenal mungkin sehingga mampu berkomunikasi, dan mampu menghadirkan layanan dan produk sesuai dengan apa yang dimau oleh customer. Dalam hal ini, kuncinya adalah data, informasi tentang pelanggan.