Mengapa Pelanggan Membaca Pesan Anda, tetapi Tidak Pernah Membalas? Inilah Strategi CRM yang Terbukti Efektif
"Masalah terbesar dalam pemasaran digital bukanlah mengirim pesan kepada pelanggan, melainkan membuat mereka mau merespons."
Hampir setiap pemilik bisnis pernah mengalami situasi ini. Tim marketing sudah mengirim ratusan bahkan ribuan pesan WhatsApp kepada pelanggan, tetapi hasilnya mengecewakan.
Strategi CRM yang Terbukti Meningkatkan Loyalitas, Penjualan, dan Profit Bisnis
"Mencari pelanggan baru itu penting. Namun membuat pelanggan lama terus membeli adalah cara tercepat untuk menumbuhkan keuntungan."
Pendahuluan: Mengapa Mempertahankan Pelanggan Lebih Menguntungkan daripada Terus Mencari Pelanggan Baru?
Sebagian besar perusahaan menghabiskan anggaran pemasaran yang sangat besar untuk memperoleh pelanggan baru. Mereka memasang iklan digital, mengikuti pameran, melakukan promosi, hingga memberikan berbagai diskon demi mendapatkan prospek baru.
Padahal, setelah pelanggan pertama berhasil didapatkan, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai.
Sayangnya, banyak perusahaan justru kehilangan pelanggan karena tidak memiliki strategi untuk menjaga hubungan setelah transaksi pertama selesai. Akibatnya, perusahaan kembali mengeluarkan biaya besar untuk mencari pelanggan baru, lalu kehilangan mereka lagi. Siklus ini terus berulang.
Tentu. Berikut adalah artikel yang ditulis ulang dengan pembahasan yang lebih mendalam, sistematis, serta dilengkapi berbagai contoh implementasi agar dapat dijadikan materi pelatihan maupun bab dalam buku CRM.
Membangun Loyalitas Tanpa Batas
Mengapa Relationship Activity Adalah Kunci Utama Customer Relationship Management (CRM)
Pendahuluan
Banyak perusahaan menganggap bahwa semakin sering mereka menawarkan produk kepada pelanggan, maka semakin besar peluang penjualan akan terjadi. Akibatnya, hampir setiap komunikasi yang dikirimkan kepada pelanggan selalu berisi promosi, diskon, paket hemat, atau ajakan membeli.
Sekilas strategi ini terlihat masuk akal. Namun dalam jangka panjang, pendekatan tersebut justru dapat menimbulkan kejenuhan. Pelanggan mulai merasa bahwa setiap kali perusahaan menghubungi mereka, tujuannya hanyalah untuk berjualan. Hubungan yang seharusnya bersifat personal berubah menjadi hubungan transaksional.
5 Metrik Penting yang Harus Diketahui Setiap Pebisnis untuk Mengukur Loyalitas Pelanggan
Pendahuluan
Banyak pemilik bisnis merasa yakin bahwa pelanggan mereka sudah loyal. Alasannya sederhana: pelanggan sering datang kembali, membeli produk yang sama, atau bahkan sudah menjadi pelanggan selama bertahun-tahun.
Namun, apakah hal tersebut benar-benar menunjukkan loyalitas?
Belum tentu.
Seorang pelanggan bisa saja melakukan pembelian berulang karena belum menemukan alternatif yang lebih baik, karena lokasi toko yang dekat, atau karena harga yang masih kompetitif. Begitu muncul pesaing yang menawarkan harga lebih murah, pelayanan lebih baik, atau pengalaman yang lebih menarik, pelanggan tersebut bisa saja berpindah tanpa ragu.
Artinya, loyalitas pelanggan tidak dapat diukur hanya berdasarkan perasaan atau asumsi. Loyalitas harus diukur menggunakan data.
7 Langkah Strategis CRM dalam Membangun Loyalitas Pelanggan
Bukan Sekadar Menjual, Tetapi Membangun Hubungan yang Menguntungkan Jangka Panjang
Pendahuluan
Di era persaingan bisnis yang semakin ketat, memenangkan pelanggan baru bukan lagi tantangan terbesar. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana membuat pelanggan tetap kembali membeli, merekomendasikan bisnis kepada orang lain, dan menjadikan bisnis kita sebagai pilihan utama.
Banyak perusahaan menghabiskan anggaran besar untuk promosi dan iklan demi mendapatkan pelanggan baru. Namun, setelah pelanggan melakukan pembelian, hubungan tersebut justru terputus. Tidak ada komunikasi lanjutan, tidak ada perhatian, dan tidak ada upaya untuk memahami kebutuhan pelanggan.
Dalam
workshop ini, Anda akan mempelajari segala hal yang perlu dipahami tentang
pengelolaan pelanggan, mulai dari strategi efektif hingga alat-alat terkini
yang dapat membantu Anda membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.
Melihat Animo luar biasa pada pelaksanaan workshop CRM REVOLUTION BATCH #1, Berita baik untuk Anda, kami hadirkan Workshop CRM Revolution batch #2 di 14-15 Desember 2024. INFO DETAIL
Banyak yang “salah kaprah” – bahwa CRM itu adalah aplikasi. Memang tidak sepenuhnya salah, tapi yang benar adalah “CRM BUKAN CUMA TOOLS”. Dengan pemahaman yang salah ini, pada akhirnya banyak yang kecewa karena INVESTASI CRM (baca software CRM) tidak memberikan hasil yang memuasakan.
8 Aspek CRM
Hal yang sering saya bahas, bahwa strategi CRM bukan sekedar Tools, tapi dalam implementasi CRM ada 8 aspek yang harus di pelajari, dipahami dan dijalankan. Artinya pembelian Sistem CRM harus selaras dengan 7 aspek lain.
Banyak yang “salah kaprah” – bahwa CRM itu
adalah aplikasi. Memang tidak sepenuhnya salah, tapi yang benar adalah “CRM
BUKAN CUMA TOOLS”. Dengan pemahaman yang salah ini, pada akhirnya banyak yang
kecewa karena INVESTASI CRM (baca software CRM) tidak memberikan hasil yang memuasakan.
8 Aspek CRM
Hal yang sering saya
bahas, bahwa strategi CRM bukan sekedar Tools, tapi dalam implementasi CRM ada 8
aspek yang harus di pelajari, dipahami dan dijalankan. Artinya pembelian Sistem
CRM harus selaras dengan 7 aspek lain.
Strategi Customer Relationship Management atau kita kenal dengan singkatan CRM, menjadi andalan bagi perusahaan untuk menciptakan pelanggan loyal. Dalam hal ini, pelanggan loyal, hanya akan terwujud bila CRM dijalankan dengan benar, memperhatikan seluruh aspek dan dilakukan secara konsisten.
Paling tidak ada delapan Aspek dalam Strategi CRM (customer relationship management), yang perlu Anda fahami dan kuasai, untuk selanjutnya bisa diterapkan pada bisnis Anda. apapun bisnisnya, delapan aspek ini tetap sama.
Pelanggan loyal, yaitu pelanggan yang beli lagi dan lagi, bahkan mereka mau merekomendasikan kepada orang lain, menjadi dambaan banyak pemasar. Kemajuan bisnis sangat ditentukan oleh seberapa banyak pelanggan loyal yang dimiliki. Setuju ya?
Bagaimana cara mencipatkan pelanggan loyal? atau bagaimana cara membuat agar pelanggan menjadi loyal?